Disparbud Jabar Siapkan Puluhan Program Menarik

  Rabu, 08 Januari 2020   Adi Ginanjar Maulana
Program WJF

BANDUNG, AYOBANTEN.COM -- Untuk mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan di tahun 2020, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat telah menyiapkan puluhan program menarik.  

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Pemasaran Disparbud Jabar, Iwan Darmawan, kepada ayobandung di kantornya, Kamis (26/12/2019). Iwan Darmawan yang kerap disapa Idar menjelaskan sedikitnya ada 62 event yang akan digelar sepanjang tahun 2020. 

Salah satunya yang dinanti-nantikan adalah West Java Festival (WJF) yang akan digelar pada Agustus. Pada perhelatan WJF 2019 yang digelar selama tiga hari pada November lalu, jumlah pengunjung mencapai 78 ribu. Diharapkan pada 2020, jumlah pengunjung tembus 100 ribu.  

Idar mengatakan lebih lanjut, dengan jumlah puluhan event tersebut, ditargetkan mampu menyedot kunjungan 1,8 juta wisatawan mancanegara dan 52 juta wisatawan nusantara di tahun depan. 

Selain mempromosikan kegiatan di dalam negeri, pihaknya bekerja sama dengan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) akan menggencarkan program "jualan" industri wisata Jabar ke luar negeri. 

Bidik Pasar Thailand dan India Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat per Juli 2019, wisatawan Malaysia masih mendominasi kunjungan ke Jabar dengan persentase mencapai 64,7 persen.  

Idar menjelaskan untuk memperluas jangkauan pasar, pihaknya saat ini tengah membidik Thailand dan India. Ia menuturkan banyaknya pebisnis asal India di Bandung menjadi daya tarik tersendiri bagi wisman asal negeri Bollywood tersebut untuk berkunjung.  

Selain Thailand dan India, pasar potensial yang terus dipertahankan adalah Singapura, Malaysia, dan Belanda, serta kawasan Timur Tengah. Sementara untuk kawasan Asia Pasifik, promosi yang terus menerus dilakukan adalah ke China, Korea, Jepang, dan Australia. 

Hal ini selaras dengan data BPS Jabar yang menunjukkan terjadinya diversifikasi kebangsaan wisatawan mancanegara yang berlibur ke Jabar sejak Juli 2019. Penganekaragaman itu ditandai dengan naiknya jumlah kunjungan wisatawan asal negara-negara maju di Asia Timur.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar