Kolaborasi Kemanusiaan Warnai HUT ke-31 Brotherhood MC Indonesia

  Jumat, 13 September 2019   Fira Nursyabani
Bikers Brotherhood MC (BBMC) bekolaborasi kemanusiaan dengan ACT dalam memperingati HUT ke-31. (Dok. ACT)

BANDUNG, AYOBANTEN.COM -- Setahun lalu, gempa berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang Lombok. Gempa ini diikuti dengan dua ribu lebih guncangan gempa susulan yang menghancurkan ratusan ribu rumah serta ribuan fasilitas umum di Lombok.

Gempa telah menyebabkan banyak sumber air di Lombok tertutup, pipa-pipa air rusak dan patah. Imbasnya, warga Lombok kesulitan mendapatkan air bersih, terlebih pada musim kemarau tahun ini yang menurut BMKG lebih parah dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam rangka merayakan hari jadinya yang ke-31, Club House Bikers Brotherhood MC (BBMC) akan mengajak semua chapter Brotherhood baik di Indonesia atau yang di luar negeri serta klub-klub motor lainnya untuk kolaborasi kemanusiaan.

“Jadi dalam ulang tahun ke-31 ini kita akan kumpul di Lombok, tepatnya di Kila Pool Villa Club Senggigi Lombok pada 20-21 September 2019 dengan semua chapter BrotherHood. Tidak hanya yang ada di Indonesia tapi kita juga akan mengundang chapter dari Amerika, Malaysia, dan Singapura. Semua klub-klub motor lainnya juga akan ikut. Diperkirakan 500–1.000 bikers akan menghadiri acara ini,” ujar Johnny “Be Good” selaku El Presidente Bikers Brotherhood MC, Rabu (11/9/2019).

Pada HUT ke-31 ini, Bikers Brotherhood Indonesia menggandeng Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk melakukan kolaborasi kemanusiaan, bertajuk "Recovery Lombok". ACT dan BBMC akan fokus mengatasi krisis air yang terjadi saat ini di Lombok. 

Kepala Cabang ACT Jawa Barat Renno I. Mahmoeddin mengatakan, kolaborasi kemanusiaan bersama BBMC berupa program bantuan yang ditujukan sebagai solusi jangka panjang atas kekeringan sera krisis air bersih di Lombok. Sebuah sumur dalam akan dibangun di  Dusun Ende, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. 

“Dusun Ende ini merupakan dusun wisata dan pertanian. Sayangnya, pertanian di wilayah ini hanya bisa dilakukan setahun sekali ketika musim hujan," ujar Renno.

Saat musim kemarau, sumur di Ende kering dan diperparah dengan instalasi pipanisasi air yang belum tersambung sehingga tidak bisa digunakan. Info dari tim lapangan ACT, masyarakat bahkan harus mengeluarkan biaya Rp60.000 untuk keperluan mereka membeli air.

Renno berharap pembangunan sumur wakaf ini menjadi solusi jangka panjang mengatasi kekeringan bagi warga sekitar yang sedang mengalami masa pemulihan usai dilanda gempa bumi tahun lalu.

El Presidente Johnny menambahkan, keberangkatan BBMC ke Lombok juga akan membagikan ratusan paket ibadah (sarung, mukena, sajadah, Alquran) yang akan dibagikan di empat masjid. Tiap masjid mendapatkan 31 paket ibadah.

Tidak hanya itu, timnya juga akan menginformasikan kepada masyarakat umum, khususnya bikers, untuk membuktikan bahwa Lombok telah pulih. Menurut Johny, hingga saat ini kunjungan wisatawan ke Lombok belum kembali ke jumlah normal setahun pascabencana. 

“Jadi kami membantu masyarakat dan melaksanakan hobi kami sekaligus, yaitu momotoran (bermotor ria). Ini kan klub hobi (senang-senang) masa kita saja yang senang-senang, sudah sepatutnya masyarakat yang kami kunjungi pun merasa senang dengan kehadiran kita,” ungkap Johny.

Selain pembangunan sumur wakaf, Bikers Brotherhood MC Indonesia dalam wujud nyatanya melalui RESPECT ONE BROTHERHOOD FOR WORLD berkolaborasi dengan ACT dalam kemanusiaan dan persaudaraan. Kolaborasi tersebut berupa kegiatan penggalangan dana apabila ada isu-isu kemanusiaan atau kemiskinan yang terjadi. Aksi ini tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia. 

“Momentum ini juga sebagai bentuk gerakan #IndonesiaDermawan yang diinisiasi oleh kami (ACT). Artinya, gerakan ini sebenarnya bukan hal baru bagi masyarakat kita yang sudah terbiasa dengan budaya gotong-royong, patungan, atau istilah di sunda itu udunan. Semoga dengan gerakan ini, sinergi dengan BBMC Indonesia bisa menginspirasi banyak pihak untuk melakukan kegiatan yang sama yaitu saling berbagi, tolong-menolong bagi saudara yang membutuhkan,” tutup Renno.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar